Minggu, Maret 20, 2011

Kanker Payudara Redam di Areal Bebas Rokok

Lifestyle + / Minggu, 20 Maret 2011 14:08 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Berbagai faktor memengaruhi berkembangnya kanker payudara. Lingkungan, misalnya. Perempuan yang berada di rumah ataupun tempat bekerja bebas asap rokok lebih kecil kemungkinan meninggal akibat penyakit itu.

Riset baru dikembangkan ilmuwan Amerika Serikat. Dibandingkan peringkat rumah dengan tempat kerja bebas rokok dengan tingkat kejadian kanker payudara dan kematian di beberapa negara bagian tertentu.

Negara bagian yang memiliki jumlah rumah dan tempat kerja bebas rokok yang lebih banyak, memiliki tingkat kematian akibat kanker payudara lebih sedikit. Khususnya di kalangan perempuan muda pramenopause.

Penelitia menaksir sekitar 20 persen dari perubahan angka kematian kanker payudara dipicu perubahan kebijakan soal rumah dan tempat kerja bebas rokok.

Studi peneliti di Jurusan Perilaku Kesehatan Roswell Park Cancer Institute di Buffalo, New York, diterbitkan 12 Maret di jurnal Tobacco Control.

"Meski bukti adanya hubungan antara perokok pasif dengan risiko kanker payudara masih kontroversial, studi ini menunjukkan korelasi yang sangat kuat. Negara bagian dengan persentase wanita yang tinggal di rumah dan tempat kerja bebas rokok lebih tinggi, akan memiliki angka kanker payudara lebih rendah," kata penulis studi, Andrew Hyland, belum lama ini.

"Studi ini memberikan satu lagi alasan bagi masyarakat untuk berhenti merokok dan menghindari paparan asap," tambah Michael K. Cummings, kolega Hyland menulis penelitian. (go4/*****)




Tidak ada komentar: